Muhammad Dulfitri
KOMPUTER FORENSIK
Ø
Komputer
forensik yang juga dikenal dengan nama digital forensik adalah salah satu
cabang ilmu forensik yang berkaitan dengan bukti legal yang ditemui pada
komputer dan media penyimpanan digital. Tujuan dari komputer forensik adalah
untuk menjabarkan keadaan kini dari suatu artefak digital. Istilah artefak
digital bisa mencakup sebuah sistem komputer, media penyimpanan (seperti flash
disk, hard disk, atau CD-ROM), sebuah dokumen elektronik (misalnya sebuah pesan
email atau gambar JPEG), atau bahkan sederetan paket yang berpindah dalam
jaringan komputer.
Ø Kejahatan
Komputer adalah perbuatan melawan hukum yang ditimbulkan karena penggunaan
komputer secara ilegal sebagai sarana/alat atau komputer sebagai objek, baik
untuk memperoleh keuntungan ataupun tidak, dengan merugikan pihak lain.
Beberapa jenis kejahatan komputer meliputi Denial of Services (melumpuhkan
layanan sebuah sistem komputer), penyebaran virus, spam, carding (pencurian
melalui internet) dan lain-lain. Kejahatan yang berhubungan erat dengan
penggunaan teknologi yang berbasis utama komputer dan jaringan telekomunikasi
ini dalam beberapa literatur dan prakteknya dikelompokkan dalam beberapa
bentuk, antara lain:
1.
Illegal
Access / Akses Tanpa Ijin ke Sistem Komputer
2.
Illegal
Contents / Konten Tidak Sah
3.
Data
Forgery / Pemalsuan Data
4.
Spionase
Cyber / Mata-mata
5.
Data
Theft / Mencuri Data
6.
Misuse
of devices / Menyalahgunakan Peralatan Komputer.
Alasan kejahatan
komputer perlu ditangani :
- meningkatnya pengguna komputer dan internet.
- Banyaknya software yang digunakan untuk melakukan audit sebuah system dengan cara mencari kelemahan dan celah yang mungkin ada disalahgunakan untuk melakukan scanning system orang lain.
- Banyaknya software-software untuk melakukan probe dan penyusupan yang tersedia di Internet dan bisa di download secara gratis.
- Meningkatnya kemampuan pengguna komputer dan internet
- Desentralisasi server sehingga lebih banyak system yang harus ditangani, sementara SDM terbatas.
- Kurangnya hukum yang mengatur kejahatan komputer.
- Semakin banyaknya perusahaan yang menghubungkan jaringan LAN mereka ke Internet.
- Meningkatnya aplikasi bisnis yang menggunakan internet.
- Banyaknya software yang mempunyai kelemahan (bugs).
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menerapkan komputer forensik
- Menemukan dan mengidentifikasi adanya penyimpangan atau penyalahgunaan sarana IT yang tidak sesuai dengan Tupoksi-nya.
- Menemukan dan mengidentifikasi bukti-bukti hukum untuk kemudian digunakan dalam persidangan.
- Me-recover dan menemukan kembali data-data yang hilang akibat kesengajaan maupun ketidaksengajaan user. Misalnya : salah memformat Hard Disk.
- Sebagai salah satu pendukung kegiatan counter surveillance. Yaitu untuk mengetahui hardware dan software yang digunakan oleh lawan untuk melakukan spionase.
Berikut Alasan memecahkan kejahatan komputer harus sebagai seorang detektif
Untuk
dapat menjadi seorang Ahli Forensik/ detektif yang baik, syaratnya :
1.
Memiliki
Dasar Ilmu yang Kuat
Kalian tahu,
Ahli Forensik bukanlah bidang yang dapat dengan mudah kalian kuasai hanya
dengan bermodal mimpi saja. Pendidikan sangatlah penting, Jika Anda memilih
untuk bekerja di bidang ilmu forensik, mulailah dengan mendapatkan gelar
sarjana atau universitas, dan menguasai 3 bidang ilmu utama dalam Forensik,
yaitu ilmu patologi forensik, ilmu forensik klinik, dan ilmu laboratorium
forensik.
2. Dapat
Menyajikan Informasi Dengan Jelas Dan Akurat Tiap Ahli Forensik juga perlu
memiliki keterampilan yang kuat berbicara di depan umum. Ini termasuk yang
mampu menyajikan istilah ilmiah yang dapat dimengerti oleh setiap orang, dan
dalam cara penegakan hukum, hakim, dan juri dengan mudah mengerti. Untuk
mempersiapkan ini, Anda dapat mempertimbangkan mengambil kursus pidato atau
kelas public speaking.
3. Mempunyai
Ketelitian Terhadap Detail Ahli Forensik harus sangat memperhatikan setiap
detail sekecil apapun itu. Keterampilan ini memungkinkan mereka untuk hati-hati
memeriksa dan menganalisa bukti. Hal ini juga membantu mereka dalam membuat
catatan lengkap dan akurat untuk digunakan dalam mengembangkan kesimpulan dan
menghasilkan laporan yang berguna untuk diteruskan oleh para penyelidik atau
detektif dalam menentukan deduksi mereka.
4. Mempunyai
Rasa Ingin Tahu yang TinggiAhli Forensik yang ingin sukses harus memiliki rasa ingin tahu tingkat tinggi. Bagaimana, Mengapa dan Kapan adalah pertanyaan seorang Ahli Forensik yang perlu ditanamkan di dalam kepala setiap hari, dalam setiap kasus atau analisa apapun. Ketertarikan dalam belajar dan mengembangkan cara-cara baru dan lebih baik untuk mengumpulkan bukti adalah sifat dasar setiap calon Ahli Forensik yang harus dimiliki, tak terkecuali

Komentar
Posting Komentar