Penerapan dan Pemanfaatan e-Government Dalam Mewujudkan Masyarakat Informasi Indonesia
Cahyana Ahmadjayadi
Direktur Jenderal Aplikasi Telematika
Departemen Komunikasi dan Informatika
Bandung, 18 Februari 2006
Penerapan dan Pemanfaatan
e-Government Dalam Mewujudkan Masyarakat Informasi Indonesia
e-Government Dalam Mewujudkan Masyarakat Informasi Indonesia
Fakta & Peristiwa
Visi Teknologi Informasi Presiden
RI
- · Masyarakat informasi dan masyarakat berbasis pengetahuan merupakan masyarakat yang menyadari kegunaan dan manfaat informasi
- Kita meyakini bahwa teknologi informasi adalah salah satu pilar utama pembangunan peradaban manusia saat ini
- Tidak ada satupun bidang kehidupan bangsa ataupun sektor pembangunan nasional yang tidak memerlukan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi
- Dalam kerangka masyarakat berbasis pengetahuan inilah, teknologi informasi diharuskan mampu memberi nilai tambah bagi masyarakat luas
- Kita sungguh berharap, teknologi informasi benar-benar dapat menjadi sarana penting dalam proses transformasi menjadi bangsa yang maju
- Masyarakat yang cerdas, berarti setiap komponen masyarakat akan bergerak bersama, misalnya mewujudkan gerakan siswa cerdas, gerakan desa maju, gerakan guru cerdas, gerakan pesantren cerdas, gerakan petani cerdas, gerakan aparat cerdas, gerakan nelayan pintar, dan seterusnya
United
Nations Secretary General Remarks to Opening Plenary Meeting of WSIS II
● WSIS
Tunis ini, yang disebut juga Summit Solutions harus dapat menjadi pengantar
agar TIK dapat membawa manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat
● MI
merupakan satu masyarakat dimana kemampuan manusia dikembangkan, dibangun
dengan cara memberikan kepada mereka akses terhadap TIK
● Tugas
kita adalah : bergerak dari diagnosa menuju ke suatu tindakan nyata
Information for All :
Key Principles
●
The
role of governments and all stakeholders in the promotion of ICTs for
development
●
Information and communication infrastructure: an essential foundation for an
inclusive information society
●
Access
to information and knowledge
●
Capacity
building
●
Building
confidence and security in the use of ICTs
●
Enabling
environment
●
ICT
applications: benefits in all aspects of life
●
Cultural
diversity and identity, linguistic diversity and local content
●
Media
●
Ethical dimensions of the Information Society
●
International and regional cooperation
Menkominfo
·
“Berbagai
kebijakan akan kita introduksi agar kompetisi di sektor TIK terjadi”
·
“Departemen
Kominfo akan menjadi departemen yang paling powerful as a leading edge karena bangsa
yang maju sangat tergantung pada teknologi maju, ie. Telematika”
·
“ Kita
tidak mungkin membangun sendiri. Kita harus ciptakan iklim yang kondusif,
regulasi yang mendukung, supaya private sektor dan berbagai pihak yang terkait
dengan pembangunan TIK ikut berpartisipasi”
Teknologi Informasi dan
Komunikasi Sebagai Industri dan Enabler
e-Government
RANCANG BANGUN SISFONAS (KERANGKA KONSEPTUAL)
Tujuan
Strategis
Pengembangan
e-Government
(Inpres
3 tahun
2003)
- Pembentukan jaringan informasi dan transaksi pelayanan publik yang tidak dibatasi sekat waktu dan lokasi serta dengan biaya yang terjangkau masyarakat (G2C)
- Pembentukan hubungan interaktif dengan dunia usaha (G2B)
- Pembentukan mekanisme dan saluran komunikasi dengan semua lembaga negara serta penyediaan fasilitas dialog publik, serta Pembentukan sistem manajemen dan proses kerja yang transparan dan efisien serta memperlancar transaksi dan pelayanan antar lembaga pemerintah (G2G)
Strategi Pengembangan e-Government
(Inpres No 3 th 2003)
● Pengembangan
sistem
pelayanan
yang handal
dan terpercaya
serta
terjangkau
masyarakat
luas
● Penataan sistem
manajemen
dan proses
kerja pemerintah
Pusat
dan Daerah
secara holistik
● Pemanfaatan teknologi
informasi
secara optimal
● Peningkatan peran
serta
dunia
usaha
dan pengembangan
industri
telekomunikasi
dan teknologi
informasi
● Pengembangan
SDM
di pemerintahan
dan peningkatan
e-literacy
masyarakat
● Pelaksanaan pengembangan
secara sistematik
melalui
tahapan
yang realistik
dan terukur
(E-Government Readiness Factor)
●Infrastruktur
Jaringan
●Penetrasi Komputer
●Penetrasi Internet
●Peraturan Perundang-undangan
●Organisasi, Sistem
Manajemen,
dan
Prosedur
Kerja
●Sistem Aplikasi
●Sumber Daya Manusia
TIK
●E-Leadership
●Strategi TIK
●Dana/Anggaran
●Manajemen Perubahan
Elemen-elemen Modul Aplikasi SePP
●Modul Utama
–e-Tendering
:
modul
yang menangani
proses procurement yang memerlukan proses seleksi/tender.
Modul
ini
didesain
untuk
pengelolaan
tender yang menangani semua proses pengadaan
barang/jasa
dengan
nilai
yang besar,
kompleksitas
yang tinggi
dan
volume kecil.
–E-Reverse Auction:
modul
yang menangani
proses pengadaan
dengan spesifikasi
yang sudah
dikenal
luas
dan
banyak
pihak
penyedianya
dan
dilakukan
melalui
penawaran
secara
berulang
dalam
batas
waktu
yang ditentukan.
–e-Purchasing
:
modul
yang menangani
proses procurement terutama pembelian
rutin.
Modul
ini
menangani
pembelian
barang/jasa
dengan
nilai
rendah/kecil,
tidak
kompleks
dan
volume yang kecil.
●Modul Pendukung
–e-Catalog :
modul
untuk
pengelolaan
katalog
produk
yang mempresentasikan
informasi
produk
berupa
keterangan
produk,
harga
dan
informasi
yang lebih
detil
brosur,
gambar
video dan
lain sebagainya.
–Vendor Management
System
(VMS): modul untuk pengelolaan
data para penyedia
barang/jasa
pemerintah
yang terdaftar
dalam
sistem.
–Agency Management System (AMS): modul untuk pengelolaan
data istitusi
pemerintah
sebagai
pembeli/pengguna
barang/jasa
yang terdaftar
dalam
sistem.
–
Isu Pokok
S315
Regulasi yang Konvergentif
Regulasi yang Konvergentif
● Tekanan terhadap konvergensi regulasi, disebabkan karena terdapat kekuatan inter-relasi antara perundang-undangan; restrukturisasi pengaturan; konsolidasi pasar; konvergensi teknologi dan industri.
● Perusahaan-perusahaan telekomunikasi ingin menjadi lembaga penyiaran (broadcasters) sementara lembaga penyiaran semakin bergerak menuju e-commerce, dan ISP menawarkan layanan saluran televisi, sehingga terjadi konvergensi layanan.
● Regulasi tidak dapat lagi menetapkan batas-batas atau sekat-sekat yang pasti antara industri telekomunikasi, penyiaran, aplikasi dan konten.
The Future of Telcos
IGOS
Komentar
Posting Komentar